Jumat, 31 Juli 2026

Mahasiswa KKN Wujudkan Kepedulian Lewat Program Mengajar di Desa

SUNGAI KUNYITMahasiswa KKN Unand melaksanakan program kerja di bidang pendidikan melalui kegiatan mengajar di desa sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan kualitas pembelajaran bagi siswa sekolah dasar. Program ini bertujuan untuk membantu proses belajar mengajar sekaligus menumbuhkan semangat belajar anak-anak di lingkungan desa.

Kegiatan mengajar dilaksanakan di dua sekolah dasar, yaitu SD Negeri 03 Sungai Takuak dan SD Negeri 05 Sungai Sungkai. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN membawakan tiga mata pelajaran utama, yakni Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Ketiga mata pelajaran tersebut dipilih untuk mendukung penguatan kemampuan dasar siswa dalam berhitung, membaca, menulis, serta berkomunikasi menggunakan bahasa asing.

 

Agar proses pembelajaran berlangsung lebih efektif, teknis pelaksanaan program dibagi ke dalam tiga kelas di setiap sekolah. Setiap kelas didampingi oleh mahasiswa KKN yang bertugas mengajar sesuai dengan mata pelajaran yang telah ditentukan. Pembagian ini memungkinkan siswa memperoleh perhatian yang lebih maksimal serta menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan.

Selama kegiatan berlangsung, para mahasiswa menerapkan metode pembelajaran yang kreatif melalui diskusi, tanya jawab, latihan soal, serta permainan edukatif. Pendekatan tersebut membuat siswa lebih aktif berpartisipasi di dalam kelas dan lebih mudah memahami materi yang disampaikan.

Antusiasme siswa terlihat dari semangat mereka mengikuti setiap sesi pembelajaran. Para guru di SD Negeri 03 Sungai Takuak dan SD Negeri 05 Sungai Sungkai juga memberikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa KKN yang telah membantu proses pembelajaran di sekolah. Kehadiran mahasiswa tidak hanya memberikan tambahan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi motivasi bagi siswa untuk terus belajar dan meraih cita-cita.

Melalui program kerja mengajar di desa ini, mahasiswa KKN berharap dapat memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan di tingkat sekolah dasar. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui kontribusi sederhana namun berdampak positif, sekaligus mempererat hubungan antara perguruan tinggi, sekolah, dan masyarakat dalam membangun kualitas pendidikan yang lebih baik.

Selasa, 28 Juli 2026

Mengolah Limbah, Menjaga Lingkungan: Mahasiswa KKN UNAND Demonstrasikan Pembuatan POC di SMKN 2 Solok Selatan

 

SOLOK SELATAN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas menggelar demonstrasi pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah sayuran di SMKN 2 Solok Selatan pada Selasa (28/7/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 14.00–15.00 WIB ini bertujuan untuk mengedukasi siswa mengenai pemanfaatan limbah sayuran menjadi pupuk organik yang ramah lingkungan sekaligus bernilai guna bagi tanaman.

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara (MC), kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai pengertian, manfaat, bahan, serta tahapan pembuatan Pupuk Organik Cair dari limbah sayuran. Setelah itu, mahasiswa KKN mendemonstrasikan secara langsung proses pembuatannya agar para siswa dapat memahami setiap tahapan dengan lebih mudah.

Suasana demonstrasi berlangsung interaktif. Beberapa siswa ikut membantu dalam proses pembuatan POC, mulai dari menyiapkan limbah sayuran, mencampurkan bahan-bahan, hingga mengikuti tahapan fermentasi yang dijelaskan oleh pemateri. Meskipun kegiatan dilaksanakan pada siang hari dengan cuaca yang cukup terik, para siswa tetap menunjukkan antusiasme yang tinggi dan aktif mengajukan pertanyaan selama demonstrasi berlangsung.

Kegiatan ini juga didampingi oleh guru SMKN 2 Solok Selatan yang turut memberikan dukungan selama pelaksanaan program. Pendampingan tersebut membuat kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan kondusif, sekaligus menciptakan suasana belajar yang aktif melalui praktik secara langsung.

Melalui demonstrasi pembuatan Pupuk Organik Cair dari limbah sayuran ini, mahasiswa KKN Universitas Andalas berharap para siswa dapat memahami bahwa limbah organik tidak harus dibuang, melainkan dapat diolah menjadi pupuk yang bermanfaat bagi tanaman. Diharapkan kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran untuk mengurangi limbah, menjaga lingkungan, serta mendorong penerapan pertanian yang lebih ramah lingkungan sejak usia sekolah.

Edukasi Karakter Sejak Dini, Mahasiswa KKN Unand Gelar Sosialisasi Pencegahan Kenakalan Remaja di SDN 05 Sungai Sungkai

 

SOLOK SELATAN — Sebagai langkah nyata dalam membentuk karakter generasi muda yang positif, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Andalas (Unand) menggelar kegiatan sosialisasi edukatif mengenai pencegahan kenakalan remaja bagi siswa di SDN 05 Sungai Sungkai, Nagari Sungai Kunyit, Solok Selatan, pada Selasa (28/7/2026).

 

Kegiatan yang diikuti dengan antusias oleh para siswa dan didampingi jajaran guru ini bertujuan untuk memberikan pemahaman awal mengenai batasan perilaku, norma sosial, serta pentingnya benteng diri sejak usia sekolah dasar. Dalam pemaparannya, tim KKN Unand menjelaskan bahwa kenakalan remaja merupakan bentuk perilaku menyimpang dari norma agama, hukum, dan sosial yang dapat merugikan diri sendiri maupun lingkungan. Berbagai contoh nyata disampaikan seperti perundungan, membolos sekolah, perkelahian antarteman, hingga potensi bahaya rokok dan penyalahgunaan gawai. Mahasiswa juga mengupas faktor penyebabnya yang kerap dipicu oleh pengaruh pergaulan, kurangnya komunikasi dalam keluarga, serta paparan konten negatif di media sosial.

 

Selain menyampaikan dampak buruk kenakalan remaja terhadap masa depan dan prestasi belajar, tim KKN Unand turut membekali para siswa dengan langkah pencegahan preventif, mulai dari bijak memilih teman hingga memperkuat nilai keagamaan. Menariknya, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sesi dukungan psikososial. Dalam sesi ini, mahasiswa mengadakan konseling kelompok serta mengajak para siswa menuliskan perasaan dan curahan hati yang belum tersampaikan melalui media sticky note yang telah disediakan. Sesi ini menjadi wadah hangat bagi para siswa untuk mengekspresikan diri secara bebas dan aman.

 

”Pencegahan kenakalan remaja harus dipupuk sejak usia sekolah dasar. Melalui pemahaman materi serta pendekatan psikososial ini, kami dari tim KKN Unand berharap adik-adik di SDN 05 Sungai Sungkai dapat tumbuh menjadi pribadi yang berprestasi, berakhlak mulia, serta memiliki ruang yang sehat untuk menyampaikan perasaan mereka,” ujar perwakilan mahasiswa KKN Unand.

 

Pihak sekolah menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif komprehensif yang dibawakan oleh mahasiswa KKN Unand tersebut. Kegiatan diakhiri dengan suasana penuh kehangatan serta komitmen bersama antara mahasiswa, pihak sekolah, dan para siswa untuk senantiasa menjaga keharmonisan lingkungan sekolah.

Senin, 27 Juli 2026

Mahasiswa KKN Reguler II Sungai Kunyit 2026 Kenalkan Teknologi Silase sebagai Solusi Pakan Ternak Sepanjang Masa

 

SUNGAI KUNYIT – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler II Universitas Andalas Tahun 2026 di Nagari Sungai Kunyit melaksanakan program kerja di bidang peternakan melalui kegiatan pelatihan pembuatan silase sebagai solusi penyediaan pakan ternak yang berkualitas dan berkelanjutan pada Senin (27/7). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat, khususnya para peternak, mengenai teknologi pengawetan pakan agar ketersediaannya tetap terjaga sepanjang tahun, terutama pada musim kemarau ketika pakan hijau mulai sulit diperoleh.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN memberikan penyuluhan mengenai silase, yaitu pakan awetan hasil proses fermentasi tanpa udara (anaerob). Proses fermentasi ini memanfaatkan kandungan gula alami pada bahan pakan untuk menghasilkan asam yang mampu menghambat pembusukan, sehingga kualitas nutrisi pakan tetap terjaga dalam jangka waktu yang lama.

Mahasiswa KKN juga memperkenalkan berbagai bahan lokal yang dapat dimanfaatkan dalam pembuatan silase, seperti rumput gajah, rumput raja, daun sawit, batang pisang, limbah jagung, serta jerami padi. Selain memanfaatkan hijauan, teknologi silase ini menjadi solusi efektif dalam mengolah limbah pertanian dan perkebunan menjadi pakan ternak yang bernilai ekonomis. Sebagai bahan pendukung fermentasi, masyarakat diajarkan menggunakan dedak padi, bekatul, maupun gula merah untuk membantu memperlancar proses fermentasi.

Tidak hanya memberikan materi teori, mahasiswa KKN juga mendemonstrasikan secara langsung tahapan pembuatan silase. Proses diawali dengan mencacah bahan pakan hingga berukuran sekitar 2–3 sentimeter, kemudian mencampurkannya secara merata dan mengatur kadar air agar sesuai. Selanjutnya, bahan dimasukkan ke dalam wadah kedap udara (silo/tong), dipadatkan hingga tidak menyisakan rongga udara, lalu ditutup rapat untuk difermentasi selama kurang lebih 14–21 hari sebelum siap diberikan kepada ternak.

Para peserta juga diberikan penjelasan mengenai ciri-ciri silase yang berhasil dan berkualitas tinggi, yaitu berwarna hijau kecokelatan, beraroma asam segar seperti acar, serta tidak ditumbuhi jamur. Pengetahuan ini penting agar peternak dapat menghasilkan silase yang aman dan bernilai gizi tinggi bagi hewan ternak mereka.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan yang sangat positif dari masyarakat. Para peternak terlihat antusias mengikuti penyuluhan, mengajukan berbagai pertanyaan, serta menyaksikan demonstrasi pembuatan silase hingga selesai. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan mampu memanfaatkan sumber daya lokal dan limbah pertanian secara optimal sebagai alternatif penyediaan pakan ternak yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Program pelatihan pembuatan silase ini merupakan salah satu bentuk pengabdian nyata Mahasiswa KKN Reguler II Sungai Kunyit Tahun 2026 dalam mendukung pengembangan sektor peternakan di Kabupaten Solok Selatan. Diharapkan penerapan teknologi silase ini dapat membantu peternak menekan biaya produksi serta meningkatkan produktivitas ternak secara berkelanjutan.

Sabtu, 25 Juli 2026

Mahasiswa KKN Reguler II Sungai Kunyit 2026 Gelar Sosialisasi Kenakalan Remaja dan Dukungan Psikososial di SDN 03 Sungai Takuk

25 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler II Sungai Kunyit Tahun 2026 melaksanakan kegiatan sosialisasi bertajuk "Kenakalan Remaja dan Dukungan Psikososial" di SDN 03 Sungai Takuk pada Sabtu (25/7). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjauhi perilaku negatif sejak dini sekaligus memperkuat kesehatan mental melalui pemberian dukungan psikososial.

Kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai kenakalan remaja. Materi tersebut disampaikan secara interaktif agar mudah dipahami oleh peserta.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi curhat yang dikemas dalam bentuk konseling kelompok sebagai wujud dukungan psikososial yang diberikan oleh mahasiswa KKN kepada para siswa. Dalam sesi ini, siswa dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil bersama fasilitator untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman sehingga mereka lebih leluasa mengungkapkan perasaan, pengalaman, maupun permasalahan yang sedang dihadapi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berupaya menjadi pendengar yang baik sekaligus memberikan penguatan emosional kepada setiap peserta.

Sebagai penutup, mahasiswa KKN mengajak seluruh siswa mengikuti kegiatan refleksi melalui media sticky note. Setiap siswa diminta menuliskan ungkapan yang selama ini belum sempat disampaikan kepada teman-temannya, seperti ucapan terima kasih, permintaan maaf, maupun kata-kata penyemangat. Sticky note tersebut kemudian ditempel pada papan yang telah disediakan sebagai simbol keberanian untuk mengekspresikan perasaan dan mempererat hubungan antarteman.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias. Para siswa aktif mengikuti setiap rangkaian acara, mulai dari sesi materi, diskusi kelompok, hingga refleksi bersama. Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN Reguler II Sungai Kunyit Tahun 2026 berharap siswa SDN 03 Sungai Takuk semakin memahami pentingnya menjaga perilaku positif, memiliki keberanian untuk bercerita ketika menghadapi masalah, serta mampu membangun lingkungan sekolah yang saling peduli, mendukung, dan menghargai satu sama lain. 

Entri yang Diunggulkan

WALI NAGARI DAN PERANGKAT NAGARI SUNGAI KUNYIT TAHUN 2026

         NAMA WALI NAGARI DAN PERANGKAT Wali Nagari Sekretaris Nagari Kepala Seksi (3 Orang) Kepala Urusan ( 3 Orang) Staf ( 4 Orang) Kepala...

Entri Populer